Memuat...
VISTARA KARE
🎭

Budaya Makare-Kare

Menyelami nilai-nilai luhur, sejarah, dan filosofi di balik Makare-kare yang menjadi inspirasi Vistara Kare.

Tradisi mekare- kare atau perang pandan adalah salah satu ritual adat yang khas di Desa Tenganan Pegringsingan, Bali yang tidak hanya sarat nilai spiritual, tetapi juga mengandung makna sosial dan Pendidikan yang mendalam bagi Masyarakat setempat.  Tradisi ini bertarung dengan menggunakan daun pandan yang berduri sebagai senjatanya dan tameng yang berasal dari anyaman rotan. Tradisi ini  merupakan rangkaian dari upacara adat Usaba Sambah yang di lakukan untuk menghormati dewa perang, yaitu dewa Indra, menunjukkan keberanian dan jiwa kesatria, mempererat persaudaraan, meningkatkan solidaritas, serta melestarikan budaya leluhur agar tidak hilang atau punah. Tradisi ini biasanya di lakukan oleh laki-laki atau pria. Pertarungan ini di lakukan secara bergiliran atau bergantian dan di tonton oleh banyak orang. Luka akibat perang dianggap oleh Masyarakat sebagai ritual, lalu di obati menggunakan ramuan tradisional. Waktu pelaksaannya tradisi ini biasanya di adakan setiap tahun di desa tersebut. Budaya Mekare-kare ini mengajarkan kita untuk menumbuhkan rasa keberanian, sportivitas, solidaritas dan pelestarian budaya lokal.